Saturday, March 9, 2013

Limbah dan Eco-industry
     Industri dan limbah sangat sulit untuk dipisahkan. Bermula dari raw material (bahan baku) sebagai input, diolah pada suatu proses, menghasilkan oputput berupa produk plus sisa produksi atau limbah. Pada awalnya, limbah tidak terlalu mendapat perhatian sampai kemudian diketahui bahwa limbah-limbah industri banyak yang mencemari dan membahayakan lingkungan. Maka, mulailah ada perhatian yang lebih serius terhadap limbah. Sebisa mungkin dengan bermacam-macam cara limbah diolah sebelum benar-benar dibuang. 
     Eco-industry adalah salah satu alternatif yang layak diunggulkan untuk mengatasi isu limbah dan lingkungan tersebut. Secara sederhana, eco-industry adalah suatu sistem pengolahan limbah dan ekses energi yang terintegrasi dari beberapa industri. Limbah dari suatu industri bisa dimanfaatkan sebagai bahan baku atau bahan bakar industri lain. Bahkan pada akhirnya, dapat diatur sehingga sama sekali tidak ada limbah pada suatu sistem eco-industry. Salah satu contohnya adalah Kalundborg Eco-industrial Park.

Kalundborg Eco-industrial Park
Pertukaran limbah antar beberapa perusahaan di berbagai sektor telah berlangsung cukup lama. Secara bisnis, usaha ini dirasakan sangat menguntungkan. Namun, pendirian sistem “eco industry” merupakan salah satu fenomena yang relatif baru. Salah satu contoh yang cukup terkenal ada di Kalundborg, Denmark. Kita meninjau industri-industri yang terlibat sebagai suatu elemen. Sistem eko-industri ini didirikan dengan melibatkan beberapa industri sebagai bagian dari salah satu elemennya seperti:
  • pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Batubara, Dong Energy, yaitu listrik terbesar di Denmark dengan kapasitas 1500 MW;
  • Statoil , yaitu kilang minyak terbesar di Denmark dengan kapasitas 3.2 juta ton/tahun.
  • Gyproc, yaitu perusahaan yang memproduksi 14 juta meter persegi papan gypsum (plasterboard) per tahun;
  • Novo Nordisk dan Novozymes, yaitu perusahaan bioteknologi dan farmasi internasional yang utamanya memproduksi insulin dan enzim dengan penjualan tahunan melebihi 2 miliar dollar;
  • usaha perikanan milik warga lokal
  • masyarakat kota Kalundborg.
Masing-masing industri di Kalundborg ini berhubungan satu sama lain. Di dalam suatu sistem industri yang luas ini uap dan beberapa sisa hasil produksi lain seperti sulfur, abu yang berterbangan, lumpur dipertukarkan satu sama lain. Dengan adanya pertukaran limbah ini, masing-masing elemen yang berpastisipasi dalam sistem ini mendapatkan manfaat secara ekonomi yang diperoleh dari mengurangi biaya pembuangan limbah, meningkatkan efisiensi penggunaan sumberdaya dan meningkatkan performa lingkungan. Sebagai contoh, gas yang dihasilkan oleh kilang minyak Statoil sekarang dapat dikirim ke PLTU Asnæs yang ekivalen dengan pengurangan pengunaan 30000 ton batubara sebagai bahan baku PLTU per tahun.  Contoh lain, kelebihan panas yang dihasilkan PLTU ini dapat menghangatkan 3500 rumah di sekitarnya.
Gambar berikut ini merepresentasikan hubungan masing-masing elemen dalam sistem eko-industri di Kalundborg.
Gambar 1. Bagan sistem eco-industrial park tahun 1995
(http://www.dac.dk/media/32841/Kalundborg%20symbiosis_temp%20flow%20diag3.jpg)


Diagram 1. Interaksi dalam sistem ek
Pada tahun 2000, Denmark sebagai Negara di dunia yang unggul dalam mempromosikan pembangunan yang berkelanjutan, akan mebuat peraturan yang akan mengharuskan pengubahan bentuk limbah pabrik menjadi produk yang lebih berguna untuk tujuan lain. Di bawah ini adalah beberapa industri utama yang memiliki peran penting bagi keberlangsungan sistem eko-industri.

Industri
Raw Material
Produk Sampingan
Kegunaan/Keterangan
Asnaes Power Plant
Air
Batu bara
Fuel gas


Uap


Fly Ash
Panas
-Sumber energi panas bagi Novo Nordisk dan Statoil Refinery
-Dialirkan ke rumah penduduk sebagai media penghangat ruangan
-Bahan baku pembuatan semen pada Aalborg Portland
-Water treatment pada budidaya ikan
Statoil Refinery
Air
Uap
Minyak mentah
Sulfur

Air dan fuel gas
-Bahan baku pembuatan Asam sulfat pada Kemira
-Bahan baku untuk PLTU dan Gyproc
Novo Nordisk
Air
Panas
Lumpur limbah
Yeast
-Pupuk
-Pakan ternak
Gyproc
Gypsum
Fuel gas

-didapat dari proses Flue Gas Desulfurization pada Asnaes Power Plant

Beberapa aspek penting agar sistem Eco Industry ini dapat terwujud antara lain :
-          Setiap industri harus berbeda.
-          Setiap pertukaran energi dan material antara satu industri dengan industri yang lain harus saling menguntungkan dan ramah lingkungan.
-          Setiap industri harus berada dalam satu area yang berdekatan untuk meminimalkan energi yang terbuang akibat transportasi.
-          Setiap industri harus mampu menyuplai bahan baku bagi industri lainnya secara konsisten agar keseluruhan proses tidak terganggu.
Selain industri-industri, terdapat elemen-elemen lain yang turut menyusun sistem ini. Berikut ini elemen-elemen penyusun sistem ini seecara keseluruhan:
-          industri-industri
-          limbah/sisa hasil produksi dari setiap industri
-          efisiensi penggunaan energi dan raw material
-          transportasi antara satu industri dengan industri lain
-          biaya yang dapat ditekan akibat substitusi bahan baku
-          biaya yang harus dikeluarkan untuk pelestarian lingkungan
 Jika meninjau sistem secara keseluruhan beberapa variabel yang akan muncul dari setiap elemen dalam penerapan sistem Eco Industry ini antara lain:
-          jumlah permintaan pasar
-          perbandingan raw material dari alam dengan sisa hasil produksi industri lain
-          jumlah limbah yang dipertukarkan
-          jumlah industri yang terlibat
-          dll.
  
Diagram Sistem
Gambar 2. Diagram sistem eco-industrial park
        Diagram balok yang sesuai dengan sistem adalah tipe integrator. Input satu adalah nilai efisiensi mula-mula yang dimiliki industri-industri sebelum adanya sistem eko-industri. Input 2 adalah variabel-variabel yang mempengaruhi (dalam hal ini meningkatkan) nilai input 1. Output yang dihasilkan setelah melalui proses, sistem eko-industri, adalah nilai efisiensi baru dan kemampuan menjaga daya topang/sustainability alam.
Pemodelan Elemen Efisiensi Raw Material
            Efisiensi materi menjadi elemen yang sangat penting dalam sistem ini. Salah satu variabel yang menentukan tingkat efisiensi adalah besar kecilnya jumlah limbah yang dipertukarkan. Besar kecilnya jumlah limbah yang dipertukarkan akan sebanding dengan efisiensi. Jumlah limbah yang dipertukarkan dipengaruhi salah satunya oleh jumlah industri yang terlibat. Hubungan keduanya juga merupakan kesebandingan. Persamaan yang cocok untuk menjelaskan hubungan keduanya adalah persamaan linier y=mx+c. y adalah jumlah limbah yang dipertukarkan sedangkan x adalah jumlah industri yang terlibat. Berikut ini data keduanya setiap sepuluh tahun sejak tahun 1980 s.d. 2010 dalam tabel yang kemudian disketsakan grafiknya.
Tahun
Jumlah Industri Terlibat
Jumlah Limbah Dipertukarkan (satuan jumlah limbah)
1980
6
7
1990
8
12
2000
12
18
2010
17
27


Kesimpulan
Sistem eko-industri terbukti mampu meningkatkan efisiensi produksi dan menjaga sustainability alam sehingga patut dicontoh oleh industri-industri konvensional.
Daftar Pustaka
1.      http://en.wikipedia.org/wiki/Kalundborg_Eco-industrial_Park ,diakses pada 24 Februari 2013
2.      http://www.symbiosis.dk/en/, diakses pada 24 Februari 2013

Sunday, March 3, 2013

Ebook Islam Part 3

Posted by Unknown On 12:58 AM No comments

Bismillah...

Beberapa koleksi ebook Islam berikut telah tersedia buat sahabat-sahabat download.
Silahkan di download dan semoga bermanfaat.

Ebook Islam Part 2

Posted by Unknown On 12:57 AM No comments

Ebook Islam gratis. Silahkan di download...

Ebook Islam part 1

Posted by Unknown On 12:54 AM No comments

Ebook Islam gratis. Silahkan di download

Wednesday, February 13, 2013

Ta'lim Super Hari Jumat

Posted by Unknown On 5:53 PM No comments

Friday, February 8, 2013

Manajemen Waktu

Posted by Unknown On 5:15 AM 5 comments

Manajemen Waktu adalah satu set keterampilan yang dapat membantu anda menggunakan waktu dengan sangat efektif dan produktif, tentunya sejauh kemampuan yang anda miliki. Dengan penerapan keterampilan manajemen waktu ini anda akan belajar untuk:
- Menentukan mana hal yang mesti diutamakan dan mana yang diabaikan
- Menggunakan waktu seefektif mungkin
- Meningkatkan waktu produktif
- Mengontrol gangguan yang dapat menghabiskan waktu dan merusak alur waktu yang telah dibuat
- Meningkatkan efektivitas dan mengurangi stress

Apabila anda dapat waktu kerja lebih efektif, anda akan dapat mengurangi tekanan/ stress dengan:
- Lebih mampu mengontrol apa yang anda lakukan
- Menjadi proaktif
- Menikmati aktivitas yang tengah anda lakukan
- Memberi waktu yang lebih bagi diri sendiri untuk rileks dan menikmati kehidupan anda diluar aktivitas dan kesibukkan.

Pusat Kemampuan Manajemen Waktu:
Konsentrasi pada hasil tujuan dan hindari kesibukkan

Kebanyakan orang menghabiskan hari-harinya dengan aktivitas yang sangat padat namun hanya mendapatkan sedikit hasil. Hal tersebut diakibatkan tidak adanya konsentrasi terhadap tujuan yang semestinya. Para pakar manajemen waktu menyebut hal ini sebagai ‘Prinsip Pareto’ dengan aturan 80/20, maksudnya apabila anda melakukan banyak hal (80%) yang menyebabkan tidak fokus maka hasil yang akan didapat hanya sedikit (20%). Dan sebaliknya jika anda fokus terhadap 20% bidang tugas maka hasilnya akan optimal (80%). Dengan penerapan manajemen waktu, termasuk perencanaan, anda dapat merombak ketidakfokusan ini dengan memastikan bahwa anda akan senantiasa berkonsentrasi sejauh kemampuan kita untuk melakukan aktivitas yang bernilai tinggi.

Mengapa banyak orang tidak mengatur waktunya ?
Beberapa hal yang menyebabkan banyak orang tidak mengatur waktunya adalah:
- Mereka tidak sadar akan pentingnya waktu dalam kehidupan
- Mereka malas untuk membuat perencanaan
- Mereka senang dengan hal-hal yang mendesak dan terburu-buru
- Mereka menikmati keadaan dan manajemen kritis

Apa saja bekalnya..?
Mula-mula yang mesti anda punyai adalah keterampilan-keterampilan dasar yakni:
- Bagaimana anda mengevaluasi waktu yang telah digunakan
- Bagaimana anda memfokuskan pada prioritas anda
- Bagaimana anda merencanakan penggunaan waktu yang efektif
- Bagaimana anda membuat tambahan waktu
- Bagaimana anda menghindari gangguan

Selain keterampilan dasar, anda juga mesti mengetahui perangkat-perangkat dasar dalam mengatur waktu yakni:
- Daftar aktivitas
- Delegasi
- SWOT
- Keterampilan membaca
- Keterampilan menulis
- Prioritas untuk dikerjakan
- Assesment waktu dan PERT

Bagaiman memulainya
Menyadari waktu (matematika hidup)
Sebelum beranjak pada pembahasan yang mendalam mengenai manajemen waktu, cobalah anda melakukan sebuah hitungan yang sederhana. Apabila dalam satu hari (24 jam) daftar aktivitas anda adalah sebagai berikut:
Tidur: 8 jam
Sekolah : 6 jam
Nonton TV: 2 jam
Maka anda dapat melihat bahwa tidur menghabiskan 8/24 jam atau 1/3 hari yang dipunyai, sekolah menghabiskan 6/24 atau 1/4 hari yang anda punyai dan nonton TV menghabiskan 2/24 atau 1/12 hari yang anda punyai. Andaikan saja umur hidup anda 60 tahun maka 20 tahun dihabiskan ‘hanya’ untuk tidur..??, 15 tahun dihabiskan untuk sekolah dan 5 tahun untuk menonton TV.

Meninjau aktivitas harian
Setelah anda menyadari betapa penting sebenarnya waktu anda, maka selanjutnya adalah meninjau bagaimana aktivitas-aktivitas anda dalam lingkup harian. Cara yang cukup sederhana, untuk melakukan hal ini adalah dengan menggunakan daftar aktivitas yang dibuat jangka waktu per 15 menit

Mengevaluasi waktu yang sudah digunakan
Setelah satu hari berjalan, daftar aktivitas yang anda punyai kemudian dievaluasi. Kelompokkan aktivitas-aktivitas tersebut dalam empat bagian besar:

Kuadran I : Aktivitas Penting dan Mendesak     Kuadran II : Aktivitas Penting dan Tidak Mendesak

Kuadran III : Aktivitas Tidak Penting dan Mendesak   Kuadran IV : Aktivitas Tidak Penting dan Tidak Mendesak

Setelah dikelompokkan, anda dapat melihat di bagian kuadran mana waktu yang anda punyai dihabiskan. Biasanya bagi orang yang kurang pandai mengatur waktu maka alokasi aktivitas terbesar adalah di kuadran I dimana orang tersebut terus menerus dikejar pekerjaan, tugas, dan lainnya yang mendesak dan penting. Selain itu kadang-kadang orang semacam ini juga sering terjebak dikuadran IV dengan melakukan hal-hal yang sebenarnya tidak penting dan tidak mendesak misalnya menonton TV, Hal ini disebabkan adanya pembebanan yang lebih (stress) sehingga kuadran IV menjadi pelarian bagi segala kepusingan dan ke-BT-annya

Nah setelah mengetahui distribusi aktivitas pada kuadran yang ada maka selanjutnya adalah mengurangi aktivitas-aktivitas yang tidak bermanfaat dan menggantinya dengan aktivitas yang lebih bermanfaat.

Bagaimana anda tahu satu aktivitas itu bermanfaat atau tidak

1. Merumuskan tujuan
Nah, disinilah anda mesti dapat mengetahui tujuan yang akan dicapai, dengan mengetahui tujuan yang akan diraih maka anda akan mempunyai banyak keuntungan:
Anda akan lebih fokus terhadap tujuan tersebut (ingat prinsip pareto 80/20)
Anda dapat memanfaatkan waktu dan sumber daya yang ada seoptimal mungkin

2. Membuat perencanaan
Setelah tujuan terpetakan maka selanjutnya membuat perencanaan untuk mencapai tujuan yang bersangkutan. Perencanaan ini disusun berdasarkan peran-peran yang anda punyai saat itu

Sehingga dengan adanya perencanaan ini, anda akan dapat melihat bahwa tidak ada satu detik pun waktu dari yang anda punyai itu tidak bermanfaat, seluruh waktunya optimal digunakan.

Bagaimana kalau ada jadwal yang bentrok..?
Ketika tujuan sudah anda buat, perencanaan seminggu sudah disusun, maka anda pun menjalaninya.. Kadangkala ada aktivitas yang penting yang saling bertabrakan waktunya, apa yang akan anda lakukan..?
Dua senjata untuk menghadapinya adalah Prioritas dan Delegasi
Prioritas adalah mendahulukan yang paling utama diantara yang utama. Hal ini dapat diukur dari tujuan yang sudah anda tetapkan pada minggu tersebut.
Delegasi adalah memberikan mandat/ wewenang tugas yang tengah anda emban kepada teman/ relasi anda.

Thursday, February 7, 2013

Optimisme di Pagi Hari

Posted by Unknown On 5:07 AM No comments
Oleh: Nova Mahendra Putra FTI 2012
         Jurnalis GAMIFTI 2012

Optimisme di Pagi Hari

“Wahai anakku, bangunlah, saksikan rezqi Tuhanmu dan janganlah kamu menjadi golongan orang-orang yang lalai, karena sesungguhnya Allah”

Dari Abu Hurairah, Rasulullah SAW bersabda, ''Tiada suatu hari bagi para hamba yang bangun pagi-pagi kecuali dua malaikat akan turun. Salah satu dari malaikat itu berkata, 'Ya Allah, berikanlah kepada orang yang bersedekah dengan pahalanya.' Malaikat yang kedua berkata, 'Ya Allah, berikanlah kerusakan pada orang yang kikir'.'' (HR Bukhari).

Hari terus berganti, roda kehidupan tak henti menggelinding. Manusia sebagai bagian dari alam yang terus bergerak ini, hendaknya bisa memanfaatkan momentum untuk mendapatkan kebaikan, dari hari ke hari.

Pagi hari mengawali denyut aktivitas manusia yang berbeda-beda. Manusia keluar dari rumah, menyebar di muka bumi, mencari penghidupan, dan meninggalkan sejenak keluarga di rumah. Wajah-wajah segar setelah beristirahat semalam mengiringi langkah yang optimistis.

Pagi selalu hadir dan itu berarti optimisme untuk mendapatkan sesuatu yang lebih dari apa yang mungkin didapatkan di hari kemarin. Dan, memang demikianlah manusia; harus senantiasa optimistis, seoptimistis pagi yang selalu menyapa.'

Mengawali hari dengan niat baik dan dengan aktivitas yang baik adalah karakter yang seharusnya dimiliki oleh orang Mukmin. Sehingga, hari demi hari, kebaikanlah yang ia dapatkan. Tidak hanya kebaikan yang sifatnya materi, tetapi juga nonmateri.

Momentum pergantian hari dengan demikian justru menjadikannya semakin mulia di mata Allah SWT dan terhormat di mata manusia. Hasil yang didapatkannya pun bermanfaat buat dirinya dan keluarga serta lingkungan sekitar.

Pada hadist di atas, Rasulullah SAW mengungkapkan ada dua malaikat yang setiap pagi mendoakan manusia. Satu mendoakan kebaikan dan satunya lagi mendoakan keburukan.

Manusia yang memulai hari dengan baik (digambarkan dengan orang yang bersedekah) akan didoakan kebaikan oleh malaikat. Sementara manusia yang memulai hari dengan buruk (digambarkan dengan orang kikir) akan didoakan keburukan oleh malaikat lainnya.

Namun kerap kali, aktivitas manusia yang begitu padat membuatnya lupa untuk berniat melakukan kebaikan di pagi hari. Akibatnya, yang dihasilkan di hari itu pun hanya keuntungan yang sifatnya materi, kalau tidak malah kerugian karena sudah berniat buruk.

Rasulullah SAW, melalui hadist itu, mengingatkan kita untuk selalu mengawali hari dengan kebaikan. Awal yang baik akan menghasilkan akhir yang baik pula.

Beberapa Tips agar bisa menjadikan Pagi Hari dengan semangat dan optimis;
1.      Awali Tidur dan Akhiri dengan berdoa.

Hudzaifah r.a. dan Abu Dzarr keduanya berkata : Adalah Rasulullah saw. jika akan tidur membaca : bismikallahumma ahya wa amutu (Dengan nama-Mu ya Allah aku hidup dan mati), dan apabila bangun tidur membaca ; alhamdulillahil ladzi ahyana ba'da ma amatana wailaihin nusyur (Segala puji bagi Allah yang menghidupkan aku kembali setelah mematikan aku dan kepada Allah akan bangkit). (HR.Bukhari)
2.       Ketika Bangun Tidur selalu Ingatlah Allah,  Jangan dahulukan memikirkan Dunia dulu.
3.       Jangan Tidur lagi.
Dari Fathimah binti Muhammad RA ia berkata : Rasulullah SAW melewati aku sedangkan ketika itu aku tiduran di waktu pagi. Maka beliau menggerak-gerakkan aku dengan kaki beliau, kemudian bersabda, "Wahai anakku, bangunlah, saksikan rezqi Tuhanmu dan janganlah kamu menjadi golongan orang-orang yang lalai, karena sesungguhnya Allah 'Azza wa Jalla membagi rezqi manusia antara terbit fajar sampai terbit matahari". [HR. Baihaqi]
4.      Aktif Bekerja dengan Niat Ibadah.
Dari Salim, dari ayahnya, ia berkata : Rasulullah SAW bersabda, "Sesungguhnya Allah cinta kepada orang mukmin yang aktif ". [HR. Baihaqi]
5.      Harapkanlah Keberkahan. Kuantitas tanpa keberkahan adalah kerugian

Site search